Beranda / Daerah / UMKM Mentari 99 Kelurahan Jawa, Siap Naik Kelas

UMKM Mentari 99 Kelurahan Jawa, Siap Naik Kelas

SANGASANGA – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat PT Adimitra Baratama Nusantara (PT ABN) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar pertemuan bersama mitra binaan UMKM di wilayah terdampak operasional perusahaan, yakni UMKM Mentari 99 Kelurahan Jawa, UMKM Sinar Kelurahan Jawa, serta KUB Matahari Kelurahan Pendingin.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan menjadi bagian dari proses pendampingan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, PT ABN menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan dukungan agar pelaku UMKM mampu berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.

Melalui dialog interaktif yang disampaikan oleh Pak Mas’ud selaku perwakilan PT ABN, para pelaku usaha diajak membahas berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi dalam menjalankan usahanya. Pembahasan mencakup aspek produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang menjadi fokus utama dalam pendampingan tersebut. PT ABN memahami bahwa setiap UMKM memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan diarahkan pada solusi yang tepat.

Sebagai bentuk dukungan nyata, perusahaan memberikan berbagai bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mitra. Di antaranya adalah penyediaan stiker label produk untuk memperkuat identitas dan branding, pengadaan kemasan yang lebih menarik dan higienis, hingga dukungan sarana produksi seperti mesin peniris minyak dan alat pemotong bahan baku keripik. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus efisiensi proses produksi.

UMKM Mentari 99 yang bergerak di bidang olahan makanan, misalnya, didorong untuk terus meningkatkan kualitas rasa dan tampilan produk agar semakin diminati konsumen. Sementara itu, UMKM Sinar yang fokus pada kerajinan tangan diarahkan untuk mengembangkan inovasi produk serta memperluas pasar. Di sisi lain, KUB Matahari di Kelurahan Pendingin juga mendapatkan perhatian khusus dalam penguatan kapasitas produksi olahan makanan agar dapat menjadi produk unggulan lokal.

Melalui pertemuan ini, PT ABN ingin memastikan bahwa program PPM tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang bagi keberlangsungan usaha masyarakat. Pendampingan yang konsisten diharapkan mampu membangun kepercayaan diri para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Dengan adanya sinergi antara perusahaan dan masyarakat, PT ABN optimistis bahwa UMKM binaan dapat tumbuh menjadi usaha yang lebih tangguh, produktif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi lokal di wilayah Sangasanga dan sekitarnya. by Reeya Adisty

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *